Potensi Pengembangan Tanaman Vanili

Sumber Gambar : https://berbagaitanam.blogspot.com

Cecep Suhardedi
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang
Kementerian Pertanian

Sebagai negara agraris sektor pertanian merupakan salah satu penyokong perekonomian nasional di Indonesia dengan kontribusi 12,72 % terhadap produk domestik bruto tahun 2019 (BPS, 2020). Salah satu subsektor dari sektor pertanian yang mempunyai peranan penting adalah subsektor perkebunan. Menurut Bank Indonesia (2008 ), subsektor perkebunan mempunyai keunggulan komparatif jika dibandingkan dengan subsektor lainnya antara lain dilihat dari tersedianya lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berada di kawasan dengan iklim menunjang, ketersediaan tenaga kerja, serta adanya pengalaman selama krisis ekonomi yang membuktikan ketangguhan subsektor perkebunan.

Salah satu tanaman perkebunan yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah tanaman vanili. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil vanili dunia meskipun masih dibawah Madagaskar sebagai penghasil vanili terbesar di dunia. Sebagai salah satu komoditas ekspor rempah yang penting bagi devisa negara, buah vanili memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi karena buahnya mengandung zat vanilin yang mempunyai aroma khas yang wangi. Aroma ini akan meningkat lagi dengan proses fermentasi dan penanganan pascapanen yang baik (Rosman et al. 1989 dalam Kartikawati & Rosman, 2018 ).

Download PDF