Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI

Irigasi Tetes, Solusi Efisien Penggunaan Air Untuk Tanaman

  • 15/05/2023 11:17:13
  • By : Administrator
  • 3833
Irigasi Tetes, Solusi Efisien Penggunaan Air Untuk Tanaman

Oleh:

Susmawati, SP, MP. 

Widyaiswara Ahli Madya BBPP Binuang

 

Pengertian Irigasi Tetes

Irigasi tetes atau juga dikenal dengan nama  irigasi titik, adalah metode irigasi yang digunakan untuk memberikan air secara langsung ke akar tanaman dengan cara meneteskan air ke masing-masing tanaman melalui pipa, selang, atau sistem irigasi tetes lainnya. Metode ini memiliki beberapa keunggulan, termasuk efisiensi penggunaan air, penghematan energi, dan kontrol yang lebih baik atas jumlah air yang diberikan kepada setiap tanaman. Pada prinsipnya adalah pada cara pemberian air dengan meneteskan air melalui pipa-pipa secara setempat di sekitar tanaman atau sepanjang larikan tanaman. Cara ini hanya membasahi sebagian daerah perakaran, tetapi seluruh air yang ditambahkan dapat diserap cepat pada keadaan kelembaban tanah yang rendah, sehingga sangat efisien dalam penggunaan air irigasi.Mengapa Menggunakan Irigasi Tetes

Irigasi tetes menjadi pilihan yang sangat baik karena mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya  :

1.      Tingkat Efisiensi Yang Tinggi

Irigasi tetes lebih efisien dibandingkan sistem irigasi lainnya. Air disalurkan dengan kecepatan yang tepat, hanya di daerah perakaran tanaman, sehingga mengurangi pemborosan air akibat penguapan dan limpasan permukaan. Salah satu alasan utama penggunaan irigasi tetes adalah efisiensi penggunaan air. Dalam metode ini, air disalurkan langsung ke akar tanaman, mengurangi pemborosan air akibat penguapan atau aliran air yang tidak terarah. Ini sangat penting di daerah-daerah dengan pasokan air yang terbatas atau dalam situasi kekeringan

2.      Kontrol Yang Akurat

Dengan irigasi tetes, Anda dapat mengontrol jumlah air yang diberikan kepada setiap tanaman dengan sangat akurat. Ini memungkinkan penyesuaian yang lebih baik terhadap kebutuhan air individu tanaman, yang dapat bervariasi berdasarkan usia, jenis tanaman, cuaca, dan kondisi tanah

3.      Penghematan Energi

Metode irigasi tetes biasanya memerlukan lebih sedikit energi dibandingkan dengan irigasi sprinkler atau irigasi permukaan. Hal ini karena irigasi tetes tidak melibatkan pompa air besar atau gerakan mekanis yang memerlukan banyak daya.

4.      Mencegah Leaf Burn

Pemberian air hanya pada daerah perakaran tanaman mencegah terjadinya daun terbakar pada tanaman tertentu.

5.      Pengendalian Gulma Yang Lebih Baik

Kondisi tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan timbulnya hama penyakit tanaman dan pertumbuhan gulma. Irigasi tetes hanya membasahi daerah perakaran tanaman, mengurangi masalah ini.

6.      Mengurangi Mengurangi Risiko Penyakit Tanaman: Karena daun dan batang tanaman jarang basah dalam irigasi tetes, risiko penyakit tanaman seperti jamur dan bakteri dapat berkurang. Ini membantu menjaga kesehatan tanaman

7.      Pemberian Pupuk dan Pestisida yang Efisien
Pemberian pupuk dan pestisida dapat dilakukan bersamaan dengan pemberian air irigasi, sehingga lebih efektif dan efisien.

8.      Kualitas Buah dan Tanaman yang Lebih Baik: Irigasi tetes dapat memberikan nutrisi dan air dengan cara yang konsisten dan terkontrol, yang dapat meningkatkan kualitas dan hasil panen.

9.      Ramah Lingkungan: Irigasi tetes umumnya dianggap lebih ramah lingkungan karena mengurangi pemborosan air dan risiko pencemaran air akibat penggunaan pupuk dan pestisida.

10.  Fleksibilitas: Irigasi tetes dapat disesuaikan dengan berbagai jenis tanaman dan kondisi tanah. Ini dapat digunakan dalam pertanian lapangan terbuka, kebun, taman, dan bahkan dalam budidaya tanaman hias di dalam pot

 

Kekurangan Irigasi Tetes, antara lain adalah :

1.      Potensi Penyumbatan: Sistem irigasi tetes rentan terhadap penyumbatan akibat faktor fisik, kimia, dan biologi, yang dapat mengurangi efisiensi dan kinerjanya.

2.      Penumpukan Garam: Garam bisa menumpuk di daerah yang tidak ter basahi, mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

3.      Kebutuhan Kontrol yang Cermat: Kurangnya pengawasan pada pengoperasian jaringan irigasi bisa menyebabkan pemberian air yang tidak memenuhi kebutuhan tanaman, menghambat pertumbuhannya.

4.      Irigasi tetes menjadi solusi yang efisien dan ramah lingkungan untuk menyiram tanaman dengan penggunaan air yang hemat. Dengan penerapan  yang tepat, kita dapat menjaga ketersediaan air, mencegah pemborosan, dan meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan

Apa saja yang diperlukan dan disiapkan dalam Irigasi Tetes

1.      Sumber Air
Air bersih sangat penting untuk keberhasilan irigasi tetes, karena penyumbatan oleh bahan fisik atau kontaminasi kimia dapat menyebabkan masalah.

2.      Sumber Tenaga, Pompa, dan Pengatur Tekanan
Mengangkat air dari sumber air menuju ke jaringan perpipaan untuk irigasi tanaman.

3.      Katup Kendali dan Perangkat Back-flow (Antisiphon)
Digunakan untuk mengontrol aliran air dan mencegah kontaminasi arus balik dari air irigasi ke sumber air.

4.      Saringan
Berfungsi untuk membuang pasir dan partikel bahan organik yang terlarut agar tidak menyumbat sistem irigasi.

5.      Jaringan Lateral (Distribution Lines)
Pipa air yang menyalurkan air dari pipa manifold ke tanaman.

6.      Emitter
Komponen yang menyalurkan air dari pipa lateral ke tanah sekitar tanaman dengan debit yang rendah dan tekanan mendekati tekanan atmosfer.

7.      Peralatan Kontrol dan Monitoring
Termasuk pengukur tekanan, katup pengendali, serta perangkat lain untuk mengontrol dan memantau sistem irigasi tetes.

Kesimpulannya, irigasi tetes adalah metode irigasi yang efisien, menghemat air, dan memungkinkan kontrol yang lebih baik atas kebutuhan air tanaman. Itu juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas tanaman. Oleh karena itu, banyak petani dan tukang kebun memilih untuk menggunakan irigasi tetes dalam praktek mereka

Referensi :

1.      https://faperta.umsu.ac.id/2023/07/22/pengertian-irigasi-tetes-solusi-efisien-untuk-menyiram-tanaman/

2.      Steven Witman.  2021. Penerepan Irigasi tetes Guna Mendukung Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Kering. Jurnal Triton. Volume 12 No.1 (Juni 2021) Hal 20-28.

3.      https://pustaka.setjen.pertanian.go.id/index-berita/irigasi-tetes-untuk-pertanian-modern

4.      https://www.kompasiana.com/vdpsiaasindonesia/5f8f85a8d541df29aa77b452/mengenal-sistem-irigasi-tetes-drip-irrigation-system

5.      https://uir.ac.id/newsfakultas/irigasi-tetes-sebagai-terobosan-untuk-pertanian-yang-hemat-air

 

 

 

 

 

Lampiran File Download
1 Judul Artikel 1 CMS Kementan (Download)