Mahasiswa Magang di BBPP Binuang menghasilkan Herbarium Kering Dari Jenis Tanaman Sumber Pestisida Nabati

Oleh:

Amallia Rosya, SP., M.Si.,

Widyaiswara Ahli Pertama – Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang

Herbarium adalah koleksi spesimen yang telah dikeringkan, /diawetkan biasanya disusun berdasarkan sistem klasifikasi,fungsinya dalah untuk membantu identifikasi tumbuhan lainnya yang sekiranya memiliki persamaan ciri-ciri morfologinya. Herbarium yang baik tumbuhan yang diawetkan utuh maksudnya lengkap organ vegetatif dan generatif.

Luca Ghini (1490-1550) seorang Professor Botani di Universitas Bologna, Italia adalah orang pertama yang mengeringkan tumbuhan di bawah tekanan dan melekatkannya di atas kertas serta mencatatnya sebagai koleksi ilmiah (Ramadhanil, 2003).

Herbarium kering adalah awetan yang dibuat dengan cara pengeringan, namun tetap terlihat ciri-ciri morfologinya sehingga masih bisa diamati dan dijadikan perbandingan pada saat determinasi.

Cara membuat herbarium kering

  1. Memilih bahan (tanaman) herbarium yang akan diawetkan.
  2. Bahan (tanaman) herbarium dibersihkan dari kotoran yang masih melekat agar hasil herbarium maksimal.
  3. Bahan (tanaman) herbarium diletakkan di kertas koran agar kandungan air cepat kering, selanjutnya ditimpa dengan kertas koran lalu ditambahi dengan beban agar tekanan yang dihasilkan lebih kuat
  4. Lapisi lagi dengan beberapa lembar koran, tangkup dengan tripleks pada kedua sisinya lalu ikat dengan kencangsehingga tanaman ter-press dengan kuat sehingga tanaman menjadi lebih cepat kering.
  5. Bahan (tanaman) herbarium selanjutnya dibiarkan minimal 2 minggu atau hingga bahan herbarium benar-benar kering dan terasa kering bila disentuh.
  6. Ganti koran dengan yang kering setiap kali koran pembungkus tanaman basah. lakukan berulangulang hingga tanaman benar-benar kering. Tanaman yang akan dibuat herbarium, sebaiknya memiliki bagian-bagian yang lengkap.
  7. Jika bunganya mudah gugur maka masukkan bunga tersebut dalam amplop dan selipkan pada herbarium . daun atua bagian tanaman yang terlalu panjang bisa dilipat.
  8. Tempelkan tanaman yang telah dikeringkan pada karton dengan menggunakan jahitan tali/selotip. Usahan kenampakan atas dan kenampakan bawah daun diperlihatkan.
  9. Lengkapi keterangan yang terdapat pada collector book.
  10. Pasang etiketnya.
  11. Herbarium disimpan dalam plastik setelah di tempel dan diberi data yang jelas, agar tidak terinfeksi dari jamur dapat ditambahkan serbuk naftalena

BBPP Binuang dalam kegiatan Kampus Merdeka melalui kerjasama dengan UNISKA Arsyad Albanjari Kalimantan Selatan. Mahasiswa UNISKA melakukan magang di BBPP BINUANG tepatnya di Labratorium Agensia Hayati melakukan pembuatan herbarium kering yang berasal dari tanaman-tanaman yang dapat dijadikan sumber pestisida nabati. (Amallia)