Kementan Sapa Perbatasan Indonesia via Bertani On Cloud

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memiliki program jangka panjang Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks) sebagai pendobrak kerja luar biasa dalam peningkatan ekspor Indonesia selama 4 tahun ke depan. 
Program ini juga biasa disebut sebagai gerakan pemersatu kekuatan seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir.

“Saya menitipkan pesan kepada pelaku eksportir agar kalian membuka lapangan pekerjaan secara luas. Kami butuh tangan eksportir agar rakyat kita banyak yang kerja. Caranya tingkatkan ekspor kalian menjadi tiga kali lipat,” kata Syahrul Yasin Limpo pada kesempatan lain.
Untuk mendukung gerakan eksport, Masjidil turut berkontribusi sebagai pelaku ekspor di komoditas Durian dan Hortikultura kenegara Jiran Malaysia. 
Masjidil adalah sosok pendiri Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Maspul II yang berada di Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Kecamatan Sebatik adalah sebuah pulau yang berbatasan darat langsung dengan Negara Jiran Malaysia.

Selasa, 12 Oktober 2021 melalui kegiatan pelatihan Bertani On Cloud sesi 129, Masjidil membagikan ilmu pengetahuannya mengenai durian kualitas ekspor. 
Pada kesempatan ini beliau bersama tim dari P4S Maspul II bercerita mengenai ekspor durian dan menentukan ciri kualitas durian ekspor yang Ia lakukan. 
“Untuk menentukan durian itu memiliki kualitas yang bagus kita dapat mengetahuinya melalui ciri fisiknya yaitu yang pertama dengan memperhatikan tangkai buah durian, tangkai buah durian besar dan pendek menandakan itu adalah durian yang bagus, karena dengan tangkai yang besar dan pendek asupan unsur makanan kedalam buah akan semakin maksimal,” ujar Masjidil.

Selanjutnya, lanjut Masjidil, ciri fisik berikutnya dengan melihat duri buah durian, duri buah durian yang baik dicirikan dengan duri yang pendek, buahnya bulat, dan terlihat jelas juring atau kamar kamar buah durian.
Ada beberapa jenis durian yang dibudidayakan di P4S Maspul II dengan 2 kategori, yakni durian unggul lokal dan durian unggulan nasional. 
“Kami saat ini membudidayakan durian unggulan lokal terdiri dari durian aji kuning, durian sibatik, durian salisun, durian mappiare, dan durian nangnga. Sementara itu untuk durian unggulan nasional yakni durian salisun, durian d’king, dan musang king,” pungkas Masjidil.[adv]