Kapuslatan Telemeeting dengan Kepala UPT lingkup BPPSDMP

BINUANG, HUMAS - Di tengah wabah Corona Virus Disease alias Covid-19, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian memggelar telemeeting, Jumat (3/4/2020).


Telemeeting ini diikuti Kepala Pusat PPMKP Ciawi Ir Heri Suriyanto, M.BA, Kepala BBPP Binuang Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si, seluruh Pimpinan UPT di lingkup BPPSDMP Kementan, serta Pejabat Administrator Eselon III dan IV  lingkup BPPSDMP.


Telemeeting ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai strategi mengejar realisasi anggaran tiap UPT, serta bentuk pelatihan yang bisa diterapkan dalam kondisi mewabahnya virus Covid-19. 


Dalam telemeeting ini, dijelaskan bahwa BBPP Binuang, BBPP Kupang, dan BPP Jambi telah melewati realisasi anggaran 30 persen, bahkan lebih. 


Selain itu, juga dibahas tentang diperlukannya revisi kegiatan untuk mengejar realisasi anggaran. 


"Kita akan berkonsultasi dan melaksanakan kembali telemeeting Senin depan dengan Inspektur 1 Itjen Kementerian Pertanian, Bapak Ir Susanto," terang Kepala Pusat PPMKP Ciawi, Ir Heri Suliyanto MBA.

Telemeeting Senin depan rencananya mengenai koridor, pertanggungjawaban kegiatan pelatihan dan realisasi fisik, serta penyusunan ulang model pelatihan.


Kepala BBPP Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si pada kesempatan telemeeting menyampaikan, seluruh Karyawan BBPP Binuang saat ini dalam kondisi sehat. Kalimantan Selatan saat ini juga belum memasuki zona merah penyebaran Covid-19. 


"BBPP Binuang masih off dalam melakukan pelatihan. Kami mengupayakannya dengan pembenahan perbaikan sarana dan prasarana, optimalisasi lahan praktek, serta pemberian bantuan kepada P4S untuk menggenjot rencana realisasi," paparnya. 


Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian menyampaikan, pelatihan tidak boleh berhenti di tengah pandemi Covid-19. Jika diperlukan, pelatihan tematik harus dirubah formatnya, diganti dengan model pembelajaran E-learning. 


"Kita harus memantapkan E-learning, beberapa UPT telah melaksanakan itu. Kita perlu mendekati dinas-dinas terkait, melakukan CPCL agar kita bisa melaksanakan E-learning. Untuk seluruh pimpinan UPT, tetap jaga kesehatan, terutama yang daerahnya masuk kawasan zona merah," pungkasnya.[advertorial]