Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Tanam Perdana PM-AAS di Tabalong, Perkuat Sinergi Menuju Swasembada Pangan Nasional

21/05/2026 16:40:00 TIM PPID BINUANG 17

TABALONG - Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui pengawalan kegiatan Tanam Padi Perdana metode PM-AAS yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Desa Jaro, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tabalong bersama Tenaga Ahli Menteri (TAM) Prof. M. Arsyad serta melibatkan berbagai unsur pertanian daerah.

Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai metode tanam PM-AAS oleh Kepala BBRMP Kalimantan Selatan, dilanjutkan dengan proses tanam perdana yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tabalong menggunakan varietas padi Inpari 32. Kehadiran BBPP Binuang dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian sekaligus pendampingan terhadap percepatan tanam di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam arahannya, Prof. M. Arsyad menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mengawal perkembangan tanaman padi secara berkelanjutan, baik yang menggunakan metode PM-AAS maupun metode lainnya. BBPP Binuang sebagai UPT pelatihan Kementerian Pertanian juga terus mendorong peningkatan kompetensi penyuluh dan petani agar mampu mendukung produktivitas pertanian serta percepatan tanam di lapangan.

Wakil Bupati Tabalong menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Kementerian Pertanian beserta jajaran, termasuk BBPP Binuang, dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah. Pemerintah Kabupaten Tabalong menegaskan komitmennya untuk bersinergi dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju swasembada pangan, termasuk melalui rencana pembangunan Bendungan Satu Jaro yang berpotensi membuka lahan baru seluas 500 hektare serta dukungan alsintan bagi petani milenial.

Melalui kegiatan ini, BBPP Binuang diharapkan terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM pertanian dan penguatan pendampingan di lapangan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.