Peserta Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Angkatan III Dalami Ilmu Dengan Praktek Lapangan Di PTPN IV Regional 5 Kebun Danau Salak
Banjar, 26 Juli 2025. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) diberi tugas salah satunya dalam bidang pengembangan SDM di bidang kelapa sawit.
SDM juga perlu mempelajari teknis operasional yang baik di kebun maupun di industri kelapa sawit.
Untuk itu, Diadakan Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Angkatan III. Adapun pelatihan ini telah diselenggarakan pada tanggal 21 hingga 26 Juli 2025.
Setelah mendapatkan materi klasikal di kelas, peserta diajak untuk Praktek lapangan yang berlokasi di PTPN IV Regional 5 Kebun Danau Salak, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan praktek lapangan berlangsung pada tanggal 26 Juli 2025 diikuti oleh 27 peserta yang berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian BBPP Binuang, Atekan melalui Widyaiswara Susmawati berterima kasih karena telah difasilitasi peserta pelatihan praktek lapangan di PTPN IV Regional 5 Kebun Danau Salak.
"Harapannya peserta mampu menggali potensi, dan aktif bertanya bagaimana mengelola kelapa sawit yang baik dan benar," harapnya.
Peserta difasilitasi mulai dari pemeliharaan, kalstrasi, penanganan hama, hingga pemupukan.
Hal yang sama disampaikan Widyaiswara BBPP Binuang, Tota Totor Naibaho saat mendampingi peserta praktek lapangan.
"Kami telah melatih sejumlah 83 peserta dengan 3 angkatan. Pada saat ini pemerintah sangat serius meningkatkan perekonomian petani pekebun dengan meningkatkan SDM," ungkapnya.
Sementara itu, Manager PTPN IV Regional 5 Kebun Danau Salak, Hasnan Fauzi Norman saat menyambut peserta praktek lapangan merasa terhormat mendapat kunjungan dari peserta Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Angkatan III.
"Peserta akan praktek di lahan TBM 2. Diharapkan mampu melihat dan menggali informasi yang ada di sini. Selain itu, peserta juga akan belajar Manajemen yang ada di PTPN IV Regional 5," ungkapnya.
"Luasan lahan kami sekitar kami 10.000 hektare, dan merupakan kebun kota. Sudah kita tanami sawit 5.000 hektare. Harapannya, kami dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan sawit di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan," pungkasnya.
Penulis: M. Irfan Karuniawan, S.Kom