Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Persiapan Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektar di Desa Salimuran Terus Dimatangkan

21/05/2026 16:27:00 TIM PPID BINUANG 19

Tanah Bumbu, 21 Mei 2026 — Menjelang pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak seluas 50.000 hektar yang akan dilaksanakan secara nasional pada Jumat, 22 Mei 2026, berbagai persiapan terus dimatangkan di Desa Salimuran, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan melalui pencapaian swasembada pangan nasional berkelanjutan.

Gerakan Tanam Serempak yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian tersebut akan dilaksanakan secara serentak di lokasi OPLAH 2024, OPLAH 2025, dan lahan CSR 2025 di seluruh Indonesia, dengan lokasi utama kegiatan nasional berada di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Kalimantan Selatan sebagai salah satu wilayah OPLAH dan CSR turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut secara online.

Berdasarkan hasil koordinasi lapangan bersama petani, penyuluh pertanian, dan Brigade Pangan Sipodalle, progres persiapan lahan di Desa Salimuran menunjukkan perkembangan yang positif. Sejumlah lahan telah memasuki tahap pengolahan akhir dan siap ditanami dalam mendukung target gerakan tanam serempak.

Kegiatan Gerakan Tanam Serempak dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 mulai pukul 09.00 WITA sampai selesai di Lahan CSR Brigade Pangan Sipodalle, Desa Salimuran, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara online dan terhubung dengan lokasi utama nasional di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

BBPP Binuang terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap kesiapan kegiatan di lapangan. Dengan sinergi dan kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder pertanian, diharapkan pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektar dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan di Kalimantan Selatan maupun nasional.