Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Tinjau Lokasi CSR Cetak Sawah Rakyat di Takisung
Takisung, 25 Februari 2025 – Kepala Balai melakukan kunjungan kerja ke lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, untuk meninjau langsung kondisi dan perkembangan lahan seluas kurang lebih 70 hektare.
Dalam peninjauan di lapangan, diketahui bahwa salah satu kendala utama yang dihadapi adalah masuknya air laut ke area persawahan. Kondisi tersebut terjadi karena belum tersedianya pintu air laut yang berfungsi menahan intrusi air asin ke dalam lahan. Apabila tidak segera ditangani, hal ini berpotensi mengganggu kualitas tanah serta produktivitas tanaman padi.
Sebagai langkah solusi, direncanakan pembuatan tanggul menggunakan excavator guna menahan air laut agar tidak masuk ke area persawahan. Selain itu, pembangunan pintu air laut permanen juga dinilai penting sebagai solusi jangka panjang dalam pengelolaan tata air di kawasan tersebut.
Dari sisi potensi, lahan CSR di Takisung memiliki prospek yang cukup baik. Produktivitas diperkirakan dapat mencapai sekitar 6 ton per hektare. Dengan luas hamparan 70 hektare, potensi produksi padi dinilai cukup signifikan apabila didukung dengan infrastruktur dan sistem pengairan yang memadai.
Selain penanganan tata air, di lokasi tersebut juga diperlukan pembangunan jalan usaha tani dan jembatan sebagai akses bagi petani serta mendukung mobilitas alat dan mesin pertanian (alsintan). Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas budidaya hingga distribusi hasil panen.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan program Cetak Sawah Rakyat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi petani dan peningkatan produksi pertanian di wilayah Takisung.