Cetak Pekebun Kelapa Sawit yang Mandiri dan Adaptif, BPDP Bersama BBPP Binuang Adakan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik
Binuang- upaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit khususnya dalam penerapan budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang Adakan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik.
Kegiatan dimulai pada Senin, 24 Agustus 2026 hingga 27 Agustus 2026 yang diselenggarakan di BBPP Binuang.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan perkebunan yang lebih produktif sekaligus berwawasan lingkungan.
Kepala BBPP Binuang, Andi Amal Hayat Makmur melalui Ketua Kelompok Substansi Penyelenggara Pelatihan, Susmawati mengungkapkan peserta berjumlah 30 orang yang merupakan petani pekebun Kelapa Sawit yang berasal dari Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penggunaan pupuk organik sebagai alternatif maupun pelengkap pupuk anorganik untuk menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kualitas tanaman, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala, Lasiman dalam kesempatannya saat membuka kegiatan secara resmi mengungkapkan pelatihan ini sangat bermanfaat karena dapat memberikan pemahaman kepada petani pekebun sawit.
Penggunaan pupuk organik yang benar dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktifitas mikroorganisme , memperkuat perakaran tanaman serta membantu meningkatkan produktifitas hasil sawit dalam jangka Panjang.
Sinergi antara BPDP dengan BBPP Binuang melalui pelatihan ini diharapkan mampu mencetak pekebun yang lebih kompeten, mandiri dan adaptif terhadap perkembangan teknologi perkebunan di Indonesia.