BI dan UGM Gelar Akademi Pangan Banua 2026 di BBPP Binuang
Binuang, 28 Januari 2026 — Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong penguatan penyuluhan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Bank Indonesia (BI).
BBPP Binuang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pelatihan yang merupakan rangkaian Akademi Pangan Banua 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 28–30 Januari 2026. Pelatihan ini mengusung tema “Optimalisasi Budidaya Pertanian Berkelanjutan melalui Pemanfaatan Agensia Hayati dan Teknologi Tepat Guna.”
Dalam kegiatan ini, Bank Indonesia Kalsel berkolaborasi dengan BBPP Binuang dalam penyediaan ketenagaan sebagai narasumber serta dukungan sarana dan prasarana pelatihan. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian. BBPP Binuang juga berharap kolaborasi yang terjalin dapat menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas SDM pertanian, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Dr. Atekan menegaskan bahwa padi tetap menjadi komoditas prioritas nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada BBPP Binuang sebagai tempat pelaksanaan pelatihan serta inisiasi penguatan produksi cabai berkualitas sebagai komoditas strategis pengendali inflasi daerah.