Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu

Tingkatkan Kualitas SDM, Kementan Antarkan 31 Penyuluh Pertanian Kalimantan Berkompeten

  • 21/12/2024 18:18:00
  • By : Administrator
  • 66
Tingkatkan Kualitas SDM, Kementan Antarkan 31 Penyuluh Pertanian Kalimantan Berkompeten

TAPIN - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pentingnya peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia Pertanian. 

 

"SDM yang berkualitas adalah penggerak utama dalam mencapai kedaulatan pangan. Oleh karena itu, sertifikasi kompetensi yang mumpuni menjadi kunci sukses para pelaku sektor pertanian," ujar Amran. 

 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan pentingnya SDM dalam mencapai Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. 

 

"Akselerasi pengembangan SDM pertanian sangat diperlukan untuk memastikan kesiapan SDM dalam mendukung Swasembada Pangan Nasional," kata santi. 

 

Untuk itu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP Kementerian Pertanian menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian Level Supervisor. 

 

Giat dilaksanakan mulai tanggal 18 s.d 21 Desember 2024, diikuti oleh 31 asesi yang berasal dari Kabupaten Barito Kuala sejumlah 4 orang, Kabupaten Tapin 2 orang, dan Kabupaten Kapuas 23 orang. 

 

Kepala BBPP Binuang, Atekan mengungkapkan Kementerian Pertanian berkomitmen untuk mewujudkan swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Jumat, 21/12/2024 

 

"Tugas kita, membuat petani sejahtera," tegas Atekan. 

 

Dirinya juga mengungkapkan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian, terutama di era teknologi informasi seperti saat ini. 

 

Ketua Kelompok Substansi Penyelenggara Pelatihan, Susmawati berharap penyuluh pertanian mampu menjadi tempat konsultasi bagi petani. 

 

Sementara itu Koordinator Asesor Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian Level Supervisor, Teguh Wijono saat menutup kegiatan sertifikasi mengatakan pihaknya bersyukur karena seluruh asesi dinyatakan Kompeten. 

 

Adapun, uji sertifikasi kali ini menggunakan perangkat baru, Materi Uji Kompetensi (MUK) sesuai standar SKKNI.