Ciptakan Penyuluh Pertanian Yang Unggul dan Berdaya Saing, BPPSDMP Kementan Laksanakan Sertifikasi Penyuluh Pertanian Level Supervisor Muda dan Madya
Binuang, 18 Mei 2026 - Penyuluh pertanian kini memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan pertanian di lapangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki posisi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan melalui pendampingan langsung kepada petani.
“Penyuluh adalah ujung tombak di lapangan. Mereka yang memastikan program berjalan, teknologi sampai ke petani, dan produksi meningkat. Karena itu, kita harus siapkan penyuluh yang kuat, tangguh, dan kompeten,” tegas Amran.
Hal ini juga disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti yang dalam arahannya menyampaikan bahwa penyuluh pertanian dituntut untuk aktif melakukan pendampingan kepada petani.
“Peran penyuluh sangat menentukan dalam mendukung percepatan luas tambah tanam dan peningkatan produksi. Oleh karena itu, penyuluh harus hadir, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan petani di lapangan,” ujar Santi.
Agar dapat memaksimalkan peran penyuluh pertanian, BPPSDMP Kementan - BBPP Binuang menyelenggarakan Sertifikasi Penyuluh Pertanian Level Supervisor Muda dan Madya.
Giat berlokasi di BBPP Binuang yang dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 21 Mei 2026 serta diikuti oleh 43 Penyuluh Pertanian Ahli Muda dan 29 Penyuluh Pertanian Ahli Madya.
Kepala BBPP Binuang, Andi Amal Hayat Makmur mengungkapkan kegiatan ini bertujuan membangun Penyuluh Pertanian yang unggul dan berdaya saing.
"Penyuluh memiliki peran strategis dalam pembangunan Pertanian. Esensi dari Sertifikasi Kompetensi Penyuluhan Pertanian terdiri dari Identifikasi Potensi Wilayah (IPW), Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP), Media Penyuluhan Pertanian, Metode Penyuluhan, serta Evaluasi Penyuluhan Pertanian," ungkapnya
Sementara itu Ketua Tim Kerja Sertifikasi Profesi, Layanan Konsultasi, dan Pengelolaan Inkubator Agribisnis BBPP Binuang Cecep Suhardedi berharap para asesi/peserta sertifikasi dapat menunjukkan kompetensi serta nantinya dapat di terapkan di lapangan.
Koordinator Asesor, Teguh Wijono berharap melalui kegiatan sertifikasi ini Penyuluh Pertanian dapat bekerjasama. Bekerja secara tim, dan membangun rasa kebersamaan.