BPPSDMP Kementan Inisiasi Percepatan Tanam Padi Di Lokasi CSR Kabupaten Banjar
Banjar, 05 Februari 2026. Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat komitmen ketahanan pangan nasional melalui gerakan tanam di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR)
Kegiatan ini menjadi bagian percepatan tanam untuk meningkatkan produktivitas padi dan kesejahteraan petani.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, cetak sawah dan gerakan tanam strategis menjaga ketersediaan pangan.
“Kementerian mendorong pemanfaatan lahan optimal melalui program cetak sawah rakyat. Gerakan tanam serentak diharapkan meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan pendapatan petani,” ujar Amran.
Selain simbol dimulainya musim tanam, gerakan ini juga memperkuat sinergi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku pertanian dalam memanfaatkan lahan CSR secara maksimal dan berkelanjutan.
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) pun menginisiasi Percepatan Tanam Padi di lokasi CSR, tepatnya di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan pada hari Kamis, 5 Februari 2026.
Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti di lokasi CSR mengungkapkan Brigade Pangan (BP) agar segera melakukan usaha tani, sehingga segera melakukan penanaman.
"Tolong di dorong untuk segera olah lahan dan siap tanam BP harus gercep, apabila ada masalah harap segera dikonsultasikan dengan penyuluh," ungkapnya.
Kepala BBPP Binuang, Atekan dalam kesempatan ini mengatakan CSR di Kalsel targetnya 3000 Ha.
"Penyuluh Pertanian diharapkan bisa mendampingi betul.Indikator CSR berhasil yakni sudah tertanam," ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan memaksimalkan pemanfaatan lahan CSR, meningkatkan indeks pertanaman, dan berkontribusi nyata pada produksi pangan nasional. Perluasan Program Cetak Sawah menjadi langkah strategis untuk menambah areal tanam dan meningkatkan produktivitas padi.