Kementan Apresiasi Dukungan BBPP pada Kontes Ternak Banjarbaru Indonesia Binuang`s Agricultural Training Center Support Borneo Food Estate

Banjarbaru, Kalsel [B2B] – Jajaran Kementerian Pertanian RI diharapkan oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah, agar dapat menjadikan sektor pertanian sebagai penopang pembangunan, bagi pemenuhan kebutuhan pangan dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Harapan tersebut diimplementasikan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian [BBPP] yang berada di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan [Kalsel] yakni BBPP Binuang pada Kontes Kambing Regional Kalsel di Kota Banjarbaru, Minggu [20/3] yang dibuka oleh Walikota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Arifin. 

Kontes hewan ternak tersebut digelar oleh Pemerintah Kota [Pemkot] dalam rangka peringatan HUT ke-23 Kota Banjarbaru. Ratusan peternak kambing dari Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Banjar, Tanah Laut dan Kapuas hadir di kawasan Loktabat Utara, lokasi kegiatan kontes.

Mentan Syahrul mengingatkan bahwa jajaran Kementan di pusat dan daerah, diharapkan dapat menjalin dan mendukung program pertanian daerah.

“Program yang djalankan harus mengacu kepentingan rakyat. sehingga program Kementan dapat mendukung pemulihan ekonomi daerah dan nasional,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi menambahkan tentang keterlibatan petani milenial di sektor pertanian adalah keniscayaan dalam upaya regenerasi petani sebagai penopang utama pembangunan pertanian.

“Kontribusi SDM pertanian terhadap produktivitas paling besar, yaitu 50%, barulah inovasi teknologi dan kebijakan,” kata Dedi.

Upaya tersebut diimplementasikan oleh Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati yang mendorong dan mendukung hadirnya Forum Komunitas Petani Muda Tapin berpartisipasi aktif pada semua kelas Kontes Ternak Kambing Regional Kalsel tersebut.

Paguyuban Silaturahmi Ternak Kambing Banua [STKB] di Kalsel sebagai penyelenggara kontes, bahkan mendapuk Kabalai Yulia AK sebagai juri kontes yang memperebutkan piala, sertifikat dan uang pembinaan dari Walikota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Arifin. 

“Semoga kontes ternak kambing akan mendorong usaha ternak di Kalimantan lebih maju, didukung petani milenial,” kata Yulia AK didampingi Koordinator Program dan Evaluasi BBPP Binuang, Joko Tri Harjanto. 

Menurut Yulia AK, kontes kambing diadakan untuk mencari bibit terbaik, juga bertujuan menjaga kelestarian kambing dan memotivasi para peternak kambing di Kalsel.

“Harus diakui, sektor pertanian khususnya subsektor peternakan tergolong mampu bertahan terhadap pandemi Covid-19,” kata Yulia.

Walikota Aditya menyatakan rasa bangga dan senang karena dapat bertemu, mengenal dan dialog dengan para peternak dan pecinta kambing di kontes tersebut.

“Saya bangga dan senang karena dapat bertemu dengan para peternak dan pencinta kambing dalam kontes ini,” katanya. [Agus]