Strategi Pergiliran Pestisida

Adi Widiyanto
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang
Kementerian Pertanian

Penggunaan pestisida tidak bijaksana menimbulkan dampak negative bagi lingkungan, kesehatan, sosial dan ekonomi. Salah satu dampak penggunaan pestisida yang berlebih adalah timbulnya  resistensi OPT terhadap pestisida yang memaksa petani harus melakukan  pengendalian lebih tinggi dengan meningkatkan dosis dan frekuensi penyemprotan. Hal ini menyebabkan meningkatnya penggunaan pestisida dan tentu saja berimplikasi pada bertambahnya pengeluaran biaya.   Kondisi ini secara ekonomi akan menimbulkan beban bagi masyarakat karena biaya produksi semakin tinggi menyebabkan meningkatnya harga jual yang akan membebani konsumen.

Timbulnya masalah resistensi OPT terhadap pestisida disebabkan oleh tindakan manusia dalam mengaplikasikan pestisida tanpa dilandasi oleh pengetahuan yang memadai tentang pestisida (Untung 2007). Pada umumnya petani akan meningkatkan dosis dan frekuensi penyemprotan jika pestisida yang digunakan tidak mampu  membunuh OPT. Bila praktik tersebut masih tidak membuahkan hasil, mereka akan menggunakan jenis pestisida baru yang harganya lebih mahal dengan harapan pestisida tersebut lebih efektif dari jenis pestisida yang digunakan sebelumnya.

Download PDF