PERANAN PANGAN FUNGSIONAL DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Sumber : IDNtimes.com

Oleh:

Asri Puspita Wardhani, M.Sc. – Widyaiswara Ahli Pertama BBPP Binuang

Pandemi Covid-19 tidak lagi hanya menjadi isu kesehatan global, namun sudah merambah menjadi persoalan ekonomi, politik, pendidikan, bahkan budaya. Tidak hanya dalam skala nasional sebuah negara bangsa namun juga mempengaruhi tatanan global. Dengan adanya pembatasan baik dalam skala global lintas negara maupun lintas daerah di sebuah Negara, terhambatnya distribusi pangan akan menjadi masalah yang krusial bagi masyarakat karena akan menyebabkan kelangkaan bahan pangan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menjawab permasalahan tersebut adaah dengan mengalihkan mindset bahwa beras adalah satu-satunya bahan pangan pokok.

. Konsumsi pangan fungsional lokal yang banyak dibudidayakan di daerah-daerah di Indonesia seperti sagu, kacang-kacangan, singkong, talas, garut, ganyong, dan umbi-umbian lain dapat dijadikan alternatif sumber bahan pangan lainnya bagi masyarakat. Bahan-bahan lokal ini merupakan bahan pangan fungsional yang jika dikonsumsi dapat memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat, karena memiliki kandungan gizi makanan yang kompleks serta memiliki senyawa bioaktif yang secara tidak langsung akan ikut terkonsumsi.

Pangan fungsional dibagi atas dua jenis yaitu berdasar sumber pangan dan cara pengolahannya. Menurut sumbernya pangan fungsional terbagi ke dalam produk pangan nabati dan hewani. Sedangkan secara pengolahan dapat dibagi menjadi 3 yaitu, pangan fungsional alami tanpa diolah terlebih dahulu, pangan fungsional tradisional yaitu menganut tradisi dari generasi ke generasi dan pangan fungsional modern yaitu menciptakan formulasi baru. Beberapa contoh pangan fungsional dengan formulasi baru berdasarkan bahan baku lokal diantaranya produk Mie, Beras Analog, nasi Jagung, dll. (Anonim, 2020)

Referensi:

Anonim. 2020. Pangan Fungsional Berbasis Pangan Lokal. https://dispertan.semarangkota.go.id/fungsional-berbasis-pandemi/. Diakses tanggal 19 November 2021.

Arofani, P. 2021. Jamu Tradisional. https://www.idntimes.com/food/dining-guide/prila-arofani/jamu-tradisional-bikin-tubuh-sehat-bugar. Diakses tanggal 19 November 2021.